Total Tayangan Halaman

Kamis, 18 April 2013

BELAJAR MEMBACA ALAM UNTUK MERAMALKAN CUACA


Sebagai anak pecinta alam, kamu bisa mengklaim mampu meramal cuaca sampai 36 jam kedepan. Ilhamnya pun gak tanggung-tanggung—berasal dari pembacaan tanda-tanda alam. Woh, gimana tuh??

Cara 1: Mengamati Embun Saat Matahari Terbit Pada Rumput
Kalau rumputnya kering, berarti ada awan disekitarmu atau anginnya agak kencang—artinya bakal turun hujan. Kalau rumputnya berembun, kemungkinan besar tidak hujan.WARNING! Metode ini tidak valid kalau pada malam sebelumnya turun hujan!




Cara 2: Ambil nafas dalam-dalam.
Tutup matamu, rasakan bau udara.
Ø  Tetumbuhan mengeluarkan zat buangan saat tekanan udara rendah, sehingga udara berbau seperti kompos.
Ø  Rawa-rawa mengeluarkan gas methan tepat sebelum badai datang. Ini juga karena tekanan udara yang rendah. Baunya nggak enak..
Ø  Secara umum bebauan terasa lebih kuat sebelum badai datang. Bisa dibilang, bunga lebih harum sebelum terjadi hujan.

Cara 3: Cek kelembaban.
Saat udara lembab, rambut terasa tebal dan ikal. Daun-daun cenderung menggulung.
Garam jadi menggumpal (garam jadi susah keluar darishaker).

Cara 4: Mengamati Warna Langit Saat Sore Dan Pagi
Kalau Kita melihat Langit Merah saat Sore hari (Sunset, Lihat ke arah Barat ) itu menandakan ada sistem tekanan tinggi dengan udara kering yang mengaduk partikel-partikel debu di udara, yang menyababkan langit berwarna merah. karena cuaca pergerakannya dari barat ke timur maka dapat disimpulkan bahwa udara kering tersebut sedang menuju arah kita Langit merah di pagi hari (di Timur, sunrise) berarti bahwa udara kering telah pindah melewati Kita, dan apa yang biasanya mengikuti balik itu (dalam perjalanan ke arah kita) adalah suatu sistem bertekanan rendah yang membawa kelembaban.

Cara 5: Mengamati Bentuk dan Arah Awan
Ø  Awan pergi ke arah yang berbeda (misalnya satu lapisan akan barat, lapisan lain ke utara) cuaca buruk datang, mungkin hujan es.
Ø  Awan awan hujan(Cumulonimbus) di pagi hari dan berkembang sepanjang hari – kemungkinan besar cuaca buruk, hujan dera
Ø  Awan Cirrus tinggi di langit seperti pita panjang – cuaca buruk dalam 36 jam berikutnya
Ø  Altocumulus awan seperti sisik ikan – cuaca buruk dalam 36 jam berikutnya
Ø  Cumulus menara (castellanus kumulus) – kemungkinan hujan di kemudian hari




Cara 6: Perhatikan hewan.
Mereka lebih cenderung untuk bereaksi terhadap perubahan dalam tekanan udara daripada kita
Ø  Jika burung terbang tinggi di langit, mungkin akan ada cuaca baik
Ø  Burung Camar cenderung untuk berhenti terbang dan berlindung di pantai jika badai akan datang.
Ø  Hewan, terutama burung, menjadi sangat tenang segera sebelum hujan
Ø  Sapi biasanya akan berbaring sebelum badai. Mereka juga cenderung untuk tinggal berdekatan jika cuaca buruk di jalan
Ø  Kura-kura sering mencari tempat yang lebih tinggi ketika hujan besar akan datang. periode ini (1 sampai 2 hari sebelum hujan)

Cara 7: Membakar sesuatu misal rokok atau api unggun dan melihat pergerakan asapnya
Asap harus naik terus. Asap yang berputar dan turun disebabkan oleh tekanan rendah (itu berarti akan turun hujan)

Cara 8: Melihat bulan di malam hari
jika bulan berarna kemerahan atau pucat, berarti debu di udara. Tetapi jika bulan terang dan tajam terfokus, mungkin karena tekanan rendah telah membersihkan debu, dan tekanan rendah berarti hujan. Juga, sebuah cincin di sekeliling bulan (yang disebabkan oleh cahaya bersinar melalui awan cirrostratus terkait dengan front hangat dan kelembaban) dapat menunjukkan hujan yang mungkin akan jatuh dalam tiga hari mendatang. Ingat: Lingkaran di sekitar bulan, hujan atau salju segera.
Namanya juga ramalan—belum tentu 100% benar. Cara terbaik jadi peramal cuaca handal ialah dengan trial and error: mencoba meramal, membuat hipotesis-hipotesis, mengetes prediksi, dan membuat metode peramalanmu sendiri. Petani dan peternak tradisional melakukan hal yang sama sebab cuaca sangat mempengaruhi hidup dan pekerjaan mereka.
Selamat mencoba! Semoga bermanfaat! :)

sumber : margagiri pecinta alam


Kamis, 14 Maret 2013

Persiapan Umum Mendaki Gunung

Mendaki gunung adalah olahraga yang tergolong berat dan cukup ekstrim. Beban dan medan yang berat, dan resiko yang bisa datang kapan saja dan setiap saat. Bagi sebagian kita yang tidak menyukai kegiatan di alam, mendaki gunung adalah kegiatan yang sama sekali tak berguna. Selain akan mengalami kedinginan dan kelelahan yang sangat berat, resiko yang bakal dihadapi juga cukup besar. Sudah banyak cerita yang kita dengar adanya para pendaki gunung yang cidera parah bahkan tewas karena berbagai hal ketika mendaki gunung misalnya jatuh ke dalam jurang, mati kedinginan, ataupun tersesat. Namun bagi para petualang gunung ataupun para penikmat keindahan alam bebas, aktivitas ini sangat menyenangkan dan selalu di tunggu-tunggu. Bisa melihat hijaunya pepohonan, berjalan menyusuri  hutan rimba, berjalan melewati jurang yang terjal, menyeberangi sungai dan mendaki perbukitan dengan ditemani pemandangan alam yang sangat luar biasa.
Ada beberapa hal yang harus kita siapkan sebelum melakukan pendakian. Persiapan yang matang, akan mendatangkan hasil yang memuaskan: Jadi perencanaan harus benar-benar dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, karena gagal dalam perencanaan berarti merencanakan gagal. Diantaranya adalah :
1. Persiapan fisik dengan olahraga.
Fisik yang kuat dibutuhkan dalam pendakian. Karena medan yang kita hadapi tak selamanya datar dan menurun. Alangkah baiknya bila kita berolahraga rutin sebelumnya. Yang paling gampang adalah dengan jogging minimal 30 menit dalam sehari. Ini untuk menjaga kebugaran tubuh kita. Biasakan tubuh untuk terus fit dan membiasakan menghadapi medan berat. Olahraga ini disesuaikan dengan kemampuan tubuh kita, jangan memaksakan.
2. Persiapan mental.
Dalam pendakian mental adalah hal yang sangat berpengaruh, karena jika mental baik, maka fisik pun akan mengikuti menjadi baik juga, tetapi bila tidak maka akan sebaliknya. Setiap pribadi padti memahami keadaan mental dirinya sendiri. Kesiapan mental pribadi juga akan sangat berpengaruh pada kondisi tim. Mental tidak siap, mungkin sebaiknya jangan memaksakan diri.
3. Mengecek keadaan tempat yang di tuju.
Ini salah satu bagian terpenting dari perencanaan perjalanan. Kita harus mencari informasi sebanyak mungkin tentang lokasi gunung, kondisi jalan yang akan dilewati, lamanya perjalanan, hingga penyediaan logistik yang akan dibawa yang dikaitkan dengan bujet yang harus disiapkan.
4. Mempersiapkan administrasi.
Jangan lupa kita harus mempersiapkan seluruh prosedur yang dibutuhkan untuk perijinan memasuki kawasan yang akan dituju. Jangan lupa membawa kartu identitas. Di beberapa taman nasional, tanpa kartu identitas kita tak bisa masuk ke kawasan tersebut.

5. Mengecek kesiapan Ketrampilan dan Pengetahuan.
Setidaknya kita punya pengetahuan untuk dapat hidup di alam bebas. Kemampuan minimal yang perlu bagi pendaki adalah pengetahuan tentang navigasi darat, pengetahuan survival serta cara pencegahan keadaan bahaya praktis (ilmu medik dasar).

6. Kenali teman perjalanan.
Kegiatan yang bersenang-senang seperti mendaki gunung bisa dilakukan dengan siapa saja. Terlebih lagi di negara ini, banyak organisasi dan komunitas bisa menjadi wadah untuk menyalurkan hobi yang satu ini. Kenalilah terlebih dahulu teman pendakian Anda. Satu nilai lebih bila ia atau mereka pernah lebih dulu mendaki gunung tersebut. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir tentang perjalanan mendaki gunung tersebut. Terbayangkan ketika kita berangkat dengan yang belum pernah naik gunung semua? Apa yang terjadi.
7. Mempersiapkan peralatan.
Berikut perlengkapan atau bekal wajib yang harus dibawa saat pendakian :
  • Carrier. Yang di gunakan untuk menampung seluruh perbekalan dan peralatan pendakian.

  • Matras. Fungsinya sebagai alas pada saat beristirahat. Bisa juga digunakan sebagai pelapis dalam, agar carrier terlihat lebih rapi dan nyaman digunakan.

  • Ponco/Jas hujan. Ini untuk antisipasi jika turun hujan saat pendakian. Sebab seringkali cuaca di gunung kurang bersahabat dan susah ditebak.

  • Kompor Portable+gas atau parafin dan nesting. Ini erat kaitanya dengan pemenuhan kebutuhan makanan selama mendaki. Karena dihutan kita gampang kelaparan. :D

  • Tenda. Ini digunakan untuk istirahat dalam waktu yang cukup lama agar bisa melindungi para pendaki saat terjadi hujan atau angin kencang. Biasanya dibawa pertim pendaki.

  • Sleeping Bag/kantung tidur. Alat ini berfungsi untuk menyelimuti pendaki saat tidur di gunung agar terhindar dari dinginnya cuaca pegunungan. Dan untuk kasus tertentu, bisa jadi pertolongan pertama ketika ada yang hipotermi.

  • Head lamp/senter/lampu badai. Kegiatan mendaki di malam hari bisa berjalan dengan lancar kalau kita punya alat penerangan yang dalam keadaan baik.

  • Kupluk, sarung tangan, kaos kaki tebal, dan sepatu khusus gunung. Tidak disarankan memakai sendal, apalagi sendal jepit. Dalam keadaan tertentu sendal gunung bisa digunakan juga.

  • Jaket. Tak perlu yang tebal, cukup yang bisa menahan dingin saja.

  • Pakaian ganti. ini untuk perjalanan pulang ataupun kalau pakaian yang kita pakai basah karena kehujanan. Sangat tidak disarankan memakai pakaian berbahan dasar jeans.

  • Alat-alat P3Kobat-obatan pribadi.

  • Alat mandi atau bersih-bersih, alat sholat. Di hutan kita akan menemukan rasa yang berbeda ketika beribadah atau shalat.

  • Beras, Makanan instan/kalengan, minuman mineral secukupnya. Tak perlu memindahkan semua makanan rumah kedalam tas, karena belum tentu akan kemakan dan hanya memberat-beratkan bawaan. Ketersediaan makanan yang cukup akan mampu memberikan energi yang cukup pula saat mendaki.

  • Golok tebas, pisau lipat, dan teropong.

  • Alat dokumentasi. Ini untuk mengabadikan setiap kejadian dan akan menambah keasyikan tersendiri ketika pulang dengan koleksi bertambah. Karena poto/video itu lebih berharga dari oleh-oleh apapun.
 Itulah hal yang perlu disiapkan sebelum menikmati indahnya ciptaanNYA saat mendaki gunung. Semoga dengan persiapan yang matang, kita bisa mencegah setiap kemungkinan terburuk yang akan dihadapi yang dapat merusak kenyamanan dan ketentraman selama mendaki gunung…

 Sumber : Kompas, Survival


Jumat, 06 April 2012

ALAT PENDAKIAN GUNUNG

Mendaki gunung dan susur rimba adalah kegiatan positif yang banyak di sukai. Tentu hal tersebut juga memerlukan peralatan yang memadai dan berfungsi untuk keamanan dan kenyamanan pendakian. Ada banyak tips untuk menerapkan peralatan pendakian gunung yang baik dan nantinya bisa memilih jika kita hendak membelinya di toko - toko outdoor, seperti matras, tenda, sleeping bag, ransel dan lain - lain. Dibawah ini sedikit tips jika anda hendak membeli peralatan pendakian gunung.

Tips membeli sleeping bag.

* Perhatikan kapan dan dimana sleeping bag tersebut akan sering digunakan. Belilah sleeping bag yang akan digunakan pada kondisi cuaca yang sering di hadapi.
* Perhatikan aktivitas yang dilakukan dengan sleeping bag ini. Jika mendaki gunung saat musim hujan, pertimbangkan untuk membawa sleeping bag yang berbahan sintetis. Jika berat yang menjadi masalah, pilihlah sleeping bag yang berbahan down atau bulu angsa.
* Perhatikan budget anda. Jika punya uang lebih, tidak ada salahnya untuk membeli sleeping bag keluaran pabrik yang memang sudah teruji kualitasnya dan pastinya awet.
* Untuk yang sering kedinginan maka pilihlah yang hangat dan jika untuk yang susah tidur carilah sleeping bag dengan ruang dalamnya yang cukup lega.
* Periksalah setiap toko alat gunung dan lakukanlah sedikit penelitian. Lihat dan rasakan bahan material lapisan dalam beberapa sleeping bag yang berbeda. Lihat jahitan dan bahan lapisan luarnya.
* Jangan sungkan - sungkan untuk membuka gulungan sleeping bag jika masih dalam keadaan tergulung dan lihat bagian dalamnya.

Tips membeli ransel

* Jika memungkinkan, cobalah dulu sebelum membelinya. Anda bisa mencari info dari teman yang sudah pernah membelinya.
* Kapasitas ransel dirancang sesuai style perjalanan, tinggi tubuh pengguna dan juga lamanya perjalanan. Belilah dengan berbagai ukuran agar si penyewa bisa menyesuaikan sendiri.
* Cobalah selalu back system ransel yang akan dibeli. Jika anda tidak mengerti cara mengatur back system yang sesuai dengan tubuh, mintalah petugas toko untuk melakukannya.
* Cobalah beberapa ransel keluaran pabrik yang berbeda untuk melakukan perbandingan. Belilah ransel yang sesuai dan pas dengan tubuh. Hindari membeli ransel yang mempunyai kapasitas melebihi ukuran tubuh.

Tips membeli tenda.

* Apakah tenda tersebut mempunyai ketahanan terhadap air dan stabilitas terhadap kondisi cuaca buruk yang akan dihadapi?
* Apakah ruangnya cukup bagi pengguna beserta peralatannya?, berdasarkan kapasitasnya ( masuklah kedalam tenda dan pastikan ruangnya cukup bagi pengguna dan peralatannya ).
* Apakah mudah untuk didirikan? ( jangan hanya mendengarkan omongan penjualnya, suruh mereka mendemonstrasikan cara mendirikannya ).
* Jika dibutuhkan, apakah vestibule ( teras depan ) cukup lebar? ( bayangkan jika vestibule kecil dan basah dengan kompor yang tengah menyala )
* Apakah pintunya cukup untuk akses dan apakah mempunyai jendela atau ventilasi lainnya?, apakah bisa ditutup rapat?
* Perhatikan dengan seksama material atau bahan tenda. Perhatikan juga waterproofing dari flysheet-nya.
* Perhatikan jahitan dan sambungan pada tenda. Apakah jahitannya tidak lepas?, juga apakah pada setiap jahitan sambungan tersebut diberikan lapisan waterproof?.

TIPS SAAT DI ALAM BEBAS DENGAN PERALATAN

Pilih Barang yang Dapat Berfungsi Ganda
Contoh : Nesting ( tempat memasak untuk tentara ), bisa digunakan untuk memasak juga untuk tempat makan maupun menyimpan alat-alat mendaki. Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di ransel.

Matras
Sebisa mungkin matras disimpan di dalam ransel jika akan pergi ke lokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru, agar tidak mengganggu perjalanan.

Kantung Plastik
Selalu siapkan kantung plastik / trash bag di dalam ransel anda. Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang-barang di dalam ransel anda ( dapat dikelompokkan masing - masing pakaian, makanan dan item lainnya ), ini untuk mempermudah jika sewaktu - waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.

Menyimpan Pakaian
Jika anda meragukan ransel yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastik, gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab. Pisahkan pakian bersih dan kotor.

Menyimpan Makanan
Sebaiknya makanan dikelompokkan sesuai ketahanan / awetnya makanan disimpan. Untuk makanan yang tidak terlalu tahan lama, sebaiknya dibungkus dengan rapat atau di tempatkan memakai perlakuan khusus. Pilihlah makanan yang bervariasi tetapi mudah dan cepat dalam penyajian.

Menyimpan Korek Api Batangan
Simpan korek api batangan anda di dalam bekas tempat film ( photo ), agar korek api anda selalu kering.

Packing Barang / Menyusun Barang Di Ransel
Selalu simpan barang yang paling berat di posisi atas, gunanya agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung maupun saat turun nantinya.

Obat- obatan
Ada kalanya penting juga untuk membawa obat-obatan P3K, atau obat - obat pribadi dalam kantung atau tempat yang mudah terjangkau, karena jika kita mengalami keadaan yang darurat obat itu mudah untuk ditemukan semua orang.

Minuman beralkohol
Sebaiknya tidak dibawa. Sering kali orang ditempat dingin membutuhkan minuman yang hangat, akan tetapi minuman beralkohol bukan pilihan yang tepat disana. Oleh karena minuman tersebut dapat memicu pecahnya kapiler darah karena terlalu cepatnya kapiler darah memuai dalam tubuh.

Manajemen Pendakian
Ada baiknya sebelum memulai pendakian, anda mencari informasi jalur dan angkutan serta info - info penting lainnya pada para pendaki yang pernah berkunjung kesana, karena hal itu akan sangat berguna untuk persiapan pendakian berkaitan dengan buget ( dana ), alat dan perlengkapan yang akan dibawa, transportasi apa yang memungkinkan dan paling cepat, berapa lama anda akan menginap, serta makanan apa saja yang akan anda siapkan, berapa banyak air yang harus dibawa, dll. Hal itu sangat penting mengingat kita akan jauh dari fasilitas yang bisa kita dapatkan di perkotaan, sehingga jika terjadi hal - hal yang di luar kendali kita, paling tidak kita ada persiapan sebelumnya.

Cahaya / Lampu
Benda ini sifatnya sangat vital, tetapi kadang kurang diperhatikan. Ada baiknya kita membawa cadangan sumber cahaya di gunung. Bisa memakai senter ataupun penerangan konvensional semacam lilin ataupun lampu minyak.

Jas Hujan
Perlengkapan satu ini mutlak dibawa walaupun tidak musim hujan, karena perlengkapan ini mempunyai banyak fungsi di gunung. Selain dipakai saat hujan tiba, jas hujan dapat juga digunakan sebagai tenda darurat ( bivak ), alas tidur darurat, atap darurat, selimut darurat, juga bisa dipakai sebagai unsur penting tandu darurat. Jadi jangan sepelekan perlengkapan yang satu ini.  




Contoh Surat Penawaran Barang | Produk | Jasa

Kali ini saya akan memberikan Contoh Surat Penawaran Barang Dan Jasa – Bagi sahabat mitrabaca yang saat ini mungkin memiliki uasaha perdagangan/penjualan barang atau jasa dan bermaksud untuk melakukan pengembangan dengan cara bekerja sama dengan perusahaan lain,

Berikut contoh surat penawaran barang atau produk yang bisa dijadikan contoh serta cara dan format penulisan surat penawaran, namun jika ada yang kurang sesuai bisa dilakukan pengeditan

Jakarta, 10 Oktober 2011

Kepada Yth
PT. Maju Saja
Di,-
Jakarta

No. : 098/PNR/2011
Hal : Penawaran Barang Dan Jasa
Lamp. : 1 Berkas

Dengan Hormat

Dengan surat ini kami bermaksud memperkenalkan perusahaan kami PT. Pengadaan Barang Jasa, kepada Bapak / Direktur  PT. MAJU SAJA di Jl. Perpati Tebang No. 233 Jakarta.

Kami adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengadaan barang dan jasa pemasangan instalasi litrik dan telah berpengalaman melakukan pemasangan listrik di gedung-gedung perkantoran atau pertokoan.

Karena itu sesuai informasi yang kami peroleh, PT Maju Saja adalah perusahaan properti yang sedang berkembang pesat dan akan membangun lagi gedung pertokoan dan perkantoran. Sehubungan hal itu, kami mengajukan penawaran untuk pemasangan dan instalasi listrik sesuai bidang kami.

Harapan kami, penawaran ini dapat terwujud dalam bentuk kerjasama sehingga dapat menguntungkan kedua belahpihak. Jika perusahaan bapak berminat kami siap melakukan pembicaraan lebih lanjut

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya kami sampaikan banyak terima kasih

Hormat kami,
PT. PENGADAAN BARANG JASA


ERNI
Manajer Pemasaran



Senin, 12 Desember 2011

TIPS SAAT DI ALAM BEBAS DENGAN PERALATAN



Pilih Barang yang Dapat Berfungsi Ganda

Contoh : Nesting ( tempat memasak untuk tentara ), bisa digunakan untuk memasak juga untuk tempat makan maupun menyimpan alat-alat mendaki. Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di ransel.

Matras



Sebisa mungkin matras disimpan di dalam ransel jika akan pergi ke lokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru, agar tidak mengganggu perjalanan.

Kantung Plastik

Selalu siapkan kantung plastik / trash bag di dalam ransel anda. Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang-barang di dalam ransel anda ( dapat dikelompokkan masing - masing pakaian, makanan dan item lainnya ), ini untuk mempermudah jika sewaktu - waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.

Menyimpan Pakaian

Jika anda meragukan ransel yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastik, gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab. Pisahkan pakian bersih dan kotor.

Menyimpan Makanan

Sebaiknya makanan dikelompokkan sesuai ketahanan / awetnya makanan disimpan. Untuk makanan yang tidak terlalu tahan lama, sebaiknya dibungkus dengan rapat atau di tempatkan memakai perlakuan khusus. Pilihlah makanan yang bervariasi tetapi mudah dan cepat dalam penyajian.

Menyimpan Korek Api Batangan

Simpan korek api batangan anda di dalam bekas tempat film ( photo ), agar korek api anda selalu kering.

Packing Barang / Menyusun Barang Di Ransel


Selalu simpan barang yang paling berat di posisi atas, gunanya agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian gunung maupun saat turun nantinya.

Obat- obatan

Ada kalanya penting juga untuk membawa obat-obatan P3K, atau obat - obat pribadi dalam kantung atau tempat yang mudah terjangkau, karena jika kita mengalami keadaan yang darurat obat itu mudah untuk ditemukan semua orang.

Minuman beralkohol

Sebaiknya tidak dibawa. Sering kali orang ditempat dingin membutuhkan minuman yang hangat, akan tetapi minuman beralkohol bukan pilihan yang tepat disana. Oleh karena minuman tersebut dapat memicu pecahnya kapiler darah karena terlalu cepatnya kapiler darah memuai dalam tubuh.

Manajemen Pendakian

Ada baiknya sebelum memulai pendakian, anda mencari informasi jalur dan angkutan serta info - info penting lainnya pada para pendaki yang pernah berkunjung kesana, karena hal itu akan sangat berguna untuk persiapan pendakian berkaitan dengan buget ( dana ), alat dan perlengkapan yang akan dibawa, transportasi apa yang memungkinkan dan paling cepat, berapa lama anda akan menginap, serta makanan apa saja yang akan anda siapkan, berapa banyak air yang harus dibawa, dll. Hal itu sangat penting mengingat kita akan jauh dari fasilitas yang bisa kita dapatkan di perkotaan, sehingga jika terjadi hal - hal yang di luar kendali kita, paling tidak kita ada persiapan sebelumnya.

Cahaya / Lampu

Benda ini sifatnya sangat vital, tetapi kadang kurang diperhatikan. Ada baiknya kita membawa cadangan sumber cahaya di gunung. Bisa memakai senter ataupun penerangan konvensional semacam lilin ataupun lampu minyak.

Jas Hujan

Perlengkapan satu ini mutlak dibawa walaupun tidak musim hujan, karena perlengkapan ini mempunyai banyak fungsi di gunung. Selain dipakai saat hujan tiba, jas hujan dapat juga digunakan sebagai tenda darurat ( bivak ), alas tidur darurat, atap darurat, selimut darurat, juga bisa dipakai sebagai unsur penting tandu darurat. Jadi jangan sepelekan perlengkapan yang satu ini.


Rabu, 16 November 2011

Rahsia Seks Lelaki dan Wanita


Lelaki mempunyai rahasia-rahasia seks yang amat sukar untuk diluapkan pada wanita tetapi mereka berharap agar wanita mengetahui rahasia-rahasia tersebut. Apabila lelaki mendekap atau mencium isterinya itu tidak berarti bahwa lelaki itu mau melakukan seks, itu adalah tanda sayang. Secara umum terdapat 4 rahasia yang mana lelaki keberatan untuk memberitahu istrinya berkaitan dengan seks.

1. Lelaki Bukanlah Hanya mau Jimak
Kadangkala apa yang lelaki mau hanyalah dakapan, ciuman dan perbualan. Lelaki faham bahwa kemesraan fizikal tidak berakhir dengan jima adalah bagian yang penting dalam hubungan mesra suami isteri. Ada pula lelaki mau rasa dipentingkan oleh pasangannya, melakukan jima semata-mata tidak cukup untuk sebagian besar lelaki.



2. Cinta Kasih Faktor Penting Kegembiraan Seksual Lelaki 
Hidup dengan isteri yang benar-benar kenal dan cinta adalah dambaan lelaki. Dengan isteri seperti ini lelaki akan rasa selamat, diterima dan di cintai. Kadang-kadang lelaki juga seperti wanita, lebih tinggi penglihatan emosi mereka maka lebih tinggi kepuasan fizikal mereka.

3. Lelaki Juga Perlukan Istima'
Wanita perlu tahu bahwa lelaki tidaklah sentiasa boleh bangkit gairahnya bila saja melihat sosok tubuh isterinya. Lelaki juga perlukan wanita mencumbu rayu dirinya untuk membolehkannya benar-benar gairah dan bersedia. Jika lelaki didapati lambat bangkit nafsu syahwatnya bila melihat isterinya, isteri mulailah risaukan kecantikan dan daya tariknya dan suami mulalah risaukan kekuatan seksnya. Sedangkan sebenarnya lelaki itu perlukan istim yang cukup dan itu adalah normal bagi semua lelaki.

4. Lelaki Tidak Sentiasa Mau Mulai Seks
Boleh dikatakan semua lelaki akan gembira benar dengan pujukan dan rayuan cinta isterinya ketika di atas ranjang. Ini akan mengakibatkan lelaki merasa senang hati dan diperlukan, dan menyebabkan lelaki itu semakin sayangkan isterinya. Ada juga lelaki yang mengalu-alukan inisiatif seksual isterinya kerana ini menyebabkan mereka rasa diperlukan dan membawa rasa kurangnya bebanan pemula segala-galanya termasuk seks. Wanita pula keberatan memulakan seks kerena mereka khuatir ini akan menekan perasaan suaminya atau takut akan ditolak. Tetapi sebagaimana juga lelaki yang kadangkala ditolak oleh isterinya apabila mau memulai seks, wanita juga patut sadar mengenai risiko penolakan itu, seperti mana juga wanita, lelaki juga mungkin menolak seks.

Rahasia Seks Wanita
Meskipun bernafsu untuk seks tetapi tidak ramai wanita yang sanggup menumpahkan hasrat tersebut. Sifat malu yang menebal dalam diri wanita menyebabkan mereka mengharapkan suami faham sendiri kehendak ini. Namun realitinya, sungguhpun lama hidup berumahtangga suami ataupun kaum lelaki kadangkala masih tidak dapat menekan bila isteri mau melakukan hubungan seks. Para suami, jangan biarkan ini berlaku, baca artikel di bawah untuk mengetahui bila situasinya isteri menginginkan hubungan seks.

BILA BERJAUHAN DENGAN PASANGAN
Apabila suami meninggalkan isteri berhari-hari untuk ke luar daerah, masa tidur di ranjang bersendirianlah yang akan membangkitkan ghairah isteri untuk berjimak. Ketika ini isteri mungkin akan teringat-ingat waktu dirinya sedang bermesra dengan suami, yang seterusnya akan membuatkan nafsunya untuk seks membuak-buak. Tidak hairanlah bila suami pulang, isteri akan melakukan sesuatu yang akan membawa suami mereka terus ke ranjang.

WAKTU SUBUR
Setiap wanita punya waktu suburnya iaitu hari ke-14 selepas kedatangan haid. Ketika itu waktu subur atau ovulasi, nafsu wanita terhadap seks memang tinggi. Tanpa rangsangan syahwat yang hebat sekalipun isteri akan tetap terangsang untuk seks, malah mungkin ada isteri yang terlebih dahulu memulakan langkah merangsang suami untuk berasmara denganya. Pihak suami tidak perlulah hairan dgn situasi ini atau menganggap isteri buang karena ini memangnya sudah menjadi kisaran semula jadi kaum wanita. Apa yang perlu dilakukan cuma mengambil kesempatan terhadap waktu ini.


(Rahasia Perkawinan)